October 26, 2020

Sejarah Terbentuknya Manga

Sejarah manga (komik) Jepang udah terlalu panjang. Komik jepang yang paling tua dan kondang pertama kali di temukan di gudang Shooshooin di Nara yang perlihatkan berbagai ekspresi muka manusia bersama mata yang muncul dan melorot dalam bentuk Fusaakumen. Karya yang lain disebut Daidaron, melukiskan mata orang yang terbelalak dan orang yang berjenggot. Selain itu terhadap langit-langit d Kondoo (gedung utama) kuil Buddha Hooryuuji terhadap abad ke-7 dan padda panggung bangunan Brahma dan Indra di kuil Thooshoodaiji terhadap abad ke-8, di mana dalam gambar komik ini terkandung unsure-unsur religious dan nilai-nilai tradisi. Sedangkan di gedung Phoenix kuil Byoodooin, tercatat arsitektur zaman Heian (794-1185), yang terhadap waktu itu ditemukan karikatur pengadilan rendah. Jika ingin menonton manga secara gratis, kamu bisa berkunjung ke mangadop.

mangadop

Namun ada termasuk yang menyebut manga pertma kali muncul abad 12 (pada akhir zaman Heian) di mana mangan generasi awal yang bertajuk “Choju Jinbutsu Giga” karya biksu Toba Soojoo yang memuat berbagai gambar lucu hewan dan manusia. Manga yang dibikin banyak seniman ini memenuhi nyaris seluruh persyaratan manga. Sederhana, memilki cerita didalamnya, dan memilki gambar artistik.

Pada pertengahan abad ke-12, terkandung gulungan surat bergambar yang kondang yang disebut  Shigisan Engi Emaki, yang melukiskan gerakan yang dinamis. Dalam gambar berikut terkandung sebuah adegan pendeta Buddha Myoren membuat sebuah panic ajaib terbang ke hawa dan membawa gudang beras orang kaya ke puncak gunung. Sedangkan terhadap adegan lainnya, karung-karung beras terbang muncul berasal dari gudang. Kemudian Bandainagon Ekotoba (akhir tahun 1100- an) perlihatkan gerbang utama berasal dari sebuah kuil kondang yang tengah terbakar bersama ekspresi muka berasal dari kira-kira seratus orang yang dikejutkan oleh api atau orang-oarang yang melarikan diri, perihal ini membuat adegan ini jadi hidup dan membuat kita menjadi ada satu diantara mereka. Kedua gambar ini termasuk kedalam kategori cerita  bergambar (emaki-mono).

Kemudian terhadap zaman Kamakura (1185-1333) sejalan bersama pertumbuhan agama Buddha, komik termasuk muncul yaitu terhadap gulungan surat bergambar seperti Jigooku Zooshi dalambentuk adegan gambar neraka dan Gaki Zooshi dalam bentuk adegan penderitaan, kedua surat bergambar ini perlihatkan adegan yang terjalin bersama kematian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *